Gilang & Dahim Optimis Kibarkan Bendera SMAN 10 Padang


Berlandas akan potensi dan kemampuan yang dimiliki siswanya, tekad SMA Negeri 10 Padang untuk mengukir prestasi tingkat nasional pada kompetisi bahasa Inggris bertajuk “Desember Rocks 2010” yang diselenggarakan selama tiga hari oleh Universitas Bakrie di Jakarta sangat besar.

Gilang Syahputra dan Dahim Maskito, kedua siswa kelas III SMAN 10 Padang sebelum bertolak ke Jakarta menuturkan, latihan dan motivasi yang diberikan pihak sekolah, ditambah pengalaman tanding, membuat tekad keduanya mengharumkan nama SMAN 10 Padang tingkat nasional sangat tinggi. “Kami siap kibarkan bendera SMAN 10” tegas mereka seraya memohon do’a restu.

Sebelumnya, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA Negeri 10 Padang, Dra. Yensi Morita, M.Pd menjelaskan, keikutsertaan anak didiknya mewakili sekolah pada kompetisi “December Rocks 2010” atas undangan panitia pihak Universitas Bakrie di kawasan Kuningan Jakarta Pusat. Undangan dimaksud tertanggal Jakarta 30 November 2010 dan ditandatangani oleh Sri Pratiwi, MM selaku Biro Kemahasiswaan Universitas Bakrie.

Kesempatan ini tidak disia-siakan, karena potensi berbahasa Inggris yang dimilik mayoritas siswa SMAN 10 patut dibanggakan. Atas kesepakatan dan pengalaman-pengalaman yang dimiliki para siswa, maka pihak sekolah mengutus Gilang dan Rahim mewakili sekolah.

“mudah-mudahan, mereka dapat membanggakan keluarga besar SMAN 10 Padang pada ajang nasional tersebut, harap Yensi.

sumber : http://www.nusantaranews.net/2010/12/gilang-rahim-siap-kibarkan-bendera-sman.html

Teeners Music Festival SMA N 10 Padang, Kebanggaan yang Kembali Hadir



PDFPrint

Untuk meningkatkan kecintaan dan penghargaan siswa terhadap kesenian, khususnya dibidang musik Osis SMA Negeri 10 Padang mengadakan acara festival band “Teeners Music Festival ke 7” pada hari Minggu 21 November 2010 di Hall Indoor GOR UNP Padang. Festival musik seperti ini sudah merupakan kegiatan tiap tahunannya sebagai tanda masa berakhirnya kepengurusan OSIS untuk T.A 2009/2010.

Panitia pelaksana Teeners Music Festival ke 7 Vinny Aprilia mengatakan, melalui ajang festival musik band tersebut para siswa dapat menyalurkan aspirasi, hobi dan bakatnya di bidang musik. Dikatakan, Festival musik band ini di ikuti oleh 67 Band perwakilan dari sekolah tingkat SMA Negeri maupun swasta se Sumatera Barat. Dari 67 Band yang mengikuti seleksi tahap pertama lolos sebanyak 24 Band yang akan mengikuti babak pementasan, 3 Band dari tuan rumah, 15 Band dari Kota Padang dan 6 Band berasal dari luar Kota Padang.

Berbagai atraksi juga ditampilkan dalam pergelaran acara tersebut, mulai dari parade band hingga penampilan cheerleader. Dan yang keluar sebagai pemenangnya adalah : Pemenang I = Claviora Band ( SMAN 3 Padang), Pemenang II = Romusha Band (SMKN 7 Padang), Pemenang III = Paparrazi Band ( SMAN 1 Padang Panjang), Best Vokalis (Ahimsa Band), Best Gitaris (Digital Band), Best Basis (Romusha Band), Best Keyboardis (Pure Band), Best Drummer (Claviora Band).

Untuk Pemuncak I, II dan III masing-masing memperoleh tabanas Rp. 1.250.000, Rp. 1.000.000, dan Rp. 750.000 + Tropi + Piagam Penghargaan dan Paket Kartu As.

Diharapkan lagi acara tersebut dapat melahirkan bibit-bibit baru terutama dibidang musik, serta dapat mempererat silahturahmi dikalangan siswa antar SMA yang telah mengikuti acara tersebut.

sumber : http://sman10-padang.sch.id/content/view/88/1/

Windra Idol di SMAN 10 Padang



Masjid SMAN 10 Padang baru saja diresmikan. Peresmiannya berlangsung di sepanjang jalan Situjuh depan sekolah SMA Negeri 10 Padang. Peresmian ini menjadi sangat meriah dengan penampilan Nasyid dan Trio dari siswa-siswa SMAN 10 Padang. Trio SMAN 10 yang beranggotakan Abdi, Sari, dan Rina mampu membuat para hadirin terpukau dengan lagu "Sajadah Panjang".


Tak hanya itu, setelah pengguntingan pita dan penyerahan kunci Mesjid secara simbolis dari ketua Indo Jalito kepada pihak sekolah, Windra Idol menyumbangkan suaranya. Windra yang tampil elok dengan stelan baju koko biru dan celana jeans membawakan lagu "Saat Terakhir" milik ST 12, serta satu lagu khas Minang yang diiringi alunan keyboard yang dimainkan oleh guru SMAN 10 Padang. Momen ini dinikmati oleh siswa-siswi SMAN 10 dengan ikut bergabung ke depan pentas.

Sebelum menyanyikan lagu "Saat Terakhir", Windra sempat mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukungan seluruh masyarakat Minang, sehingga ia berhasil masuk ke enam besar pentas Indonesian Idol. "Dukungan masyarakat Minang membuat saya berhasil menembus enam besar Indonesian Idol," katanya penuh semangat.

Di akhir acara, beberapa siswa-siswi SMAN 10 menyempatkan diri berfoto bersama dengan penyanyi kelahiran Bukittinggi itu. Kepada inioke, Windra menyampaikan pesan agar seluruh remaja kota Padang tak takut untuk menunjukkan kreatifitasnya. Menurutnya, dengan keberanian itu remaja kota Padang akan mampu mengharumkan nama daerahnya sendiri di kancah Nasional.

sumber : http://inioke.com/konten/1986/windra-idol-di-sman-10-padang.html

Farewell Party SMA 10 Padang


Perpisahan SMA 10 Padang

Perpisahan SMA 10 Padang: Beragam atraksi dari siswa SMA 10 Padang ada. (foto: Maulana Ichsan Gituri)

one day, one smile, with togetherness

Itulah tema yang diusung SMA 10 Padang dalam perpisahan siswa kelas III, yang bertempat di Gedung Tertutup Taman Budaya Padang, Selasa (20/4) lalu. SMA 10 Padang mengadakan acara perpisahan siswa kelas XII yang telah menempuh UN dengan tema "Satu hari, satu senyum dengan kebersaamaan".

Acara ini berjalan dengan meriah. Berbagai penampilan dan apresiasi seni para siswa kelas X, XI, XII mengguncang seisi tribun. Aksi atraktif, seperti band, tari pasambahan, tari piring, tari Jepang, operet, dan kabaret digelar.

Di awal acara pun, ada yang sedikit berbeda dari acara perpisahan di tahun sebelumnya. Sekitar 15 menit mengawali acara, Bapak Ustadz Bukhari Ismirat menyampaikan Tausiah agama. Hal ini dilakukan pihak penyelenggara sebagai tambahan wadah menambah ilmu agama kepada hadirin sekaligus mendoakan agar siswa kelas XII ini nantinya lulus 100 persen dan diterima di PTN favorit.

Tak hanya itu, acara juga dihadiri oleh Bapak Wali Kota Padang Fauzi Bahar. "Ini adalah kehadiran pertama saya dalam sebuah acara perpisahan sekolah," ujar beliau saat menyampaikan kata sambutan. Beliau juga sempat menyanyikan sebuah lagu yang menimbulkan riuh tepuk tanan dari hadirin. Selain wako Padang, juga hadir Kepala Komite SMA 10 Padang, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, dan Bupati Tanah Datar.

Di sesi acara juga ada ajang pemberian penghargaan kepada siswa-siswi kelas XII yang berprestasi baik itu di daerah, nasional, bahkan Internasional. Mereka inilah yang telah berjasa mengharumkan nama SMA 10 Padang.

Selain itu, di akhir acara juga di selenggarakan penobatan Kartini Muda dan Hatta Muda SMA 10 Padang periode 2010. Tampil elok 5 pasang finalis yang menawan dengan pakaian mereka masing-masing. Para hadirin seolah di hipnotis dengan gerak-gerik mereka yang begitu mempesona. Maka terpilih sebagai Juaranya adalah Adzkia Muftiah dari kelas XI IPA 1 selaku Kartini Muda SMA 10 Padang Tahun 2010 dan Imam Hadi Wijaya dari kelas XI IPA 6 selaku Hatta Muda SMA 10 Padang Tahun 2010.

Di penutupan acara, kelas XII IPA 5 diumumkan sebagai kelas the best dress. Mereka medesain sendiri pakaian kebaya dengan warna yang serupa. Sungguh perpisahan yang bertabur prestasi.
sumber : http://inioke.com/konten/1148/farewell-party-sm-10-padang.html

SMA N 10 Padang Perkenalkan SMS Gateway


SMA N 10 Padang Perkenalkan SMS Gateway

SMA N 10 Padang Perkenalkan SMS Gateway:

SMA N 10 Padang lagi-lagi melakukan terobosan baru dalam meningkatkan pelayanan terhadap siswa. Setelah sebelumnya terjadi perubahan dalam pembayaran uang komite secara bankingyang bekerjasama dengan Bank Bukopin, kini telah hadir pula SMS Gateway.

SMS Gateway pada dasarnya merupakan suatu bentuk penyediaan informasi-informasi penting yang dibutuhkan siswa tanpa perlu mengecek secara manual, tetapi cukup dengan mengakses melalui SMS. Informasi-informasi tersebut meliputi absensi, kehadiran, nilai, status kenaikan kelas,pembayaran komite, dan profil wali kelas.

Dalam pengenalannya, SMS Gateway ini memiliki prosedur pengoperasian. Siswa cukup mengetik ABS (spasi) no.induk siswa untuk informasi absensi; NILAI (spasi) no.induk siswa untuk 3 nilai terakhir; KOMITE (spasi)no.induk siswa untuk pembayaran komite terakhir; HADIR (spasi) no.induk siswa untuk status hadir terakhir; WALI (spasi) no.induk siswa untuk info wali kelas; STS_SISWA (spasi) no.induk siswa untuk status kenaikan kelas. Lalu kirim ke nomor provider yang telah ditetapkan.

Pengoperasian yang sederhana ini diharapkan dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Seperti ungkap saah seorang guru ketika ditanyai mengenai tujuan dasar SMS Gateway ini. "Diharapkan dengan adanya hal semacam ini, selain untuk keperluan siswa juga dapat membantu orangtua dalam melakukan kontrol terhadap anak-anaknya. Sehingga tidak ada lagi orangtua yang merasa dibohongi oleh anaknya seperti dalam hal pembayaran komite dan kehadiran."

Lebih lanjut mengenai program ini, dari pihak guru sendiri mengakui bahwa belum 100% informasi tersebut dapat diakses. Masih terdapat beberapa kendala seperti data nilai siswa yang belum sepenuhnya masuk.

"Ini memang tidak mudah mengingat jumlah siswa kita yang terlalu banyak. Namun, kami akan berusaha sekuat tenaga agar siswa dapat dengan segera menikmati semua informasi yang dibutuhkan," ucap guru TIK ketika memperkenalkan SMS Gateway di hadapan siswa. Dalam hal ini, peran semua pihak benar-benar dituntut agar harapan untuk memperoleh full function itu segera terwujud.
sumber : http://inioke.com/konten/691/sma-n-10-padang-perkenalkan-sms-gateway.html

Ketua PBB Garuda yang Berwibawa



www.inioke.com berhasil menemui Ketua PBB Garuda SMAN 10 Padang angkatan XIX di kelasnya, XI IPA 3. Teman kita yang bernama lengkap Apfryyadi Pratama ini baru saja dilantik pada Sabtu (13/2) sebagai ketua ekskul PBB Garuda SMAN 10 Padang yang baru.

Apfryyadi Pratama mengatakan bahwa ini merupakan suatu hal yang membahagiakan sekaligus menumbuhkan suatu kebanggaan bagi saya sendiri dan orangtua. Apfyyadi mulai bergabung di PBB Garuda ini dengan modal nol. Ia tidak menyangka akan bisa memegang tanggungjawab yang sudah dipegang oleh 18 generasi di tahun-tahun
sebelumnya. Begitu ungkapnya ketika ditanyai bagaimana perasaannya setelah dilantik.

Pelajar kelahiran Padang, 12 April 1993 ini mengakui bahwa cita-citanya kelak ingin menjadi TNI-AD. Oleh sebab itu, ia sangat bersemangat menekuni bidang yang menuntut kedisiplinan tinggi seperti PBB. Sebagai seorang pemimpin ia bertekad akan mempertahankan dan meningkatkan prestasi PBB Garuda SMAN 10 Padang, baik itu di ruang lingkup intra sekolah maupun ekstra sekolah. Ia bahkan juga mengusung misi untuk meningkatkan kesolidan antar anggota PBB dengan motto 'satu untuk bersama, bersama untuk satu.'

Meskipun kini derap langkahnya telah membawanya menduduki tahta sebagai seorang pemimpin, Adit, begitu biasa ia dipanggil tidak lupa akan masa-masa pahit yang pernah ia alami ketika baru bergabung dengan ekskul ini.

"Ketika itu saya baru kelas X, dan kami semua para anggota muda mendapat pelatihan dari para senior, tetapi melihat gerakan saya tiba-tiba semua tertawa. Ya, mungkin bisa dikatakan gerakan saya pada saat itu hancur. Maklumlah, ketika itu saya masih awam terhadap ilmu baris-berbaris ini," tuturnya sambil tersenyum geli mengenang masa lalu.

Namun, cemoohan itu tak membuatnya gentar. Dengan semangat dan latihan ekstra keras, Adit berhasil membenahi diri bahkan membawa PBB Garuda SMAN 10 Padang menjadi pemenang di beberapa pertandingan. Di antara prestasi-prestasi yang telah ia raih bersama rekan-rekan PBB Garuda lainnya meliputi: Juara 3 LTUB Tahun 2008, Juara 3 LTUB tahun 2009, Juara 1 LBB yang diadakan KORPS tahun 2008, Juara 1 LBB SATGAS POLITEKNIK UNAND, Juara 1 lomba gerak jalan yang diadakan Yamaha di Tahun 2009. Sedangkan prestasi pribadi yang pernah ia raih yakni lolos seleksi PASKIBRA kota Padang.

Melihat prestasi dan kedispinannya itu, Adit pernah pula menjabat sebagai DAMPOK (Komandan Kelompok) PBB sebelum akhirnya menerima jabatan sebagai ketua umum PBB Garuda.Adit yang berpenampilan tegas ini, menyimpan jiwa seni yang cukup potensial.Seperti ungkapnya mengenai hobi. "Saya suka memecahkan masalah dan bernyanyi."

Adit menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan-rekannya yang telah turut serta membangun pribadi dirinya sehingga ia berhasil menikmati prestasi-prestasi seperti sekarang. "Tanpa mereka saya tidak akan pernah maju, sebab merekalah orang-orang yang menyokong dan mendorong saya untuk bergerak ke depan."(David Pratama)

sumber : http://inioke.com/foto/313/museum-virtual-sumber-google.html

SMANTEN Raih Posisi Runner-Up


SMANTEN Raih Posisi Runner-Up

SMANTEN Raih Posisi Runner-Up:

Suara teriakan semangat bergema di lapanganbasket MAN 2 Padangsaat tengah mengadakan final kompetisi bola basket antar SMA se- kota Padangbeberapa waktu lalu. Peserta di antaranya tim basket dari SMA 10, SMA 3, MAN 2,SMK Dek, SMA 13, Adabiah, dan MAN 1. Acara yang bernama Mandu Cup inidiselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Amal BakhtiDepartemen Agama (DEPAG) yang ke-64.Acara berlangsung dari tanggal 27-31 Januari 2010.


Seminggu sudah acara tersebut berlangsung. Namun, rasa bangga masihmenghiasi wajah-wajah pemain basket SMA 10 Padang. Tim yang beranggotakan Ajo(6), Redho (11), Gaek (5), Hakmi (8), Gilang (7), Ghiva (15), Acil (4), Deri(10), Ari(12) ini berhasil merebut tempatrunner- up setelah melewati babak penyisihan dan semifinal. Dibabak penyisihan pada Rabu (27/1) mereka berhasil memukul telak SMK Dek denganskor 36-12. Kemenangan ini membuat mereka lanjut ke semifinal bertemu denagn"tuan rumah" MAN 2 Padang.


Persaingan cukup alot. Tuan rumah tak mau kehilangan gengsi di depan supporternya. SMA 10 Padang juga taksurut mental. Alhasil, pertandingan berakhir dengan skor 16-13 untuk kemenanganSMA 10.


Rasa optimis terhadap 2 kemenangan terakhir membakar semangat pemainketika pada Minggu (31/1) tersebut mereka berhadapan dengan SMA 3 Padang.Pertandingan tak kalah seru. Supporter kedua tim membanjiri lapangan basket MAN2 Padang. Suasana memanas walaupun cuaca tengah mendung saat itu.


Di quarter pertama skor berakhir 0-0. Ini menunjukkan betapa kuatnya keduatim. Baru di quarter kedua, tim Smanten melalui Ajo (6) mencetak point disusulpemain lainnya. Skor berubah menjadi 08-04. Namun, hal itu tidak berlangsunglama. Tim Smantri memutar balik skor menjadi 08-11. Hal ini membuat quarterterakhir menjadi quarter "hidup-mati" masing-masing tim. Terjadi kejar-mengejarskor antar tim. Pertandingan baru berakhir setelah wasit meniupkan peluitnyadengan kedudukan 17-19 untuk kemenangan SMA 3 Padang.


"Walaupun tidak juara 1, tetapi kita nggak terlalu kecewa. Kita kalah terhormat dengan hanya ketingglansatu bola. Sebenarnya gaya main kita nggakjauh beda dengan Smantri. Namun sayang, 2 pemain handalan kita keluar dipertengahan quarter," ungkap Redho.


Seperti ungkap mereka, kekalahan di partai final tidak membuat merakapatah semangat. Bahkan tim di bawah asuhan pelatih Nur Hidayat iniberkomitmen akan berlatih lebih keras lagi menjadi 3 kali seminggu danberupaya mengalahkan Smantri di kandangnya pada saat Smantri Cup tanggal 10Februari nanti


sumber : http://inioke.com/konten/623/smanten-raih-posisi-runner-up.html